Lanjut membaca “
KREATIVE DONK !!!
Cari Blog
17 Feb 2011
BUNYI DAN GELOMBANG
Getaran dan Gelombang
· Frekuensi (f) =
· Periode (T) =
· Cepat rambat (v) = panjang gelombang x frekuensi
= λ x f
=
· Gelombang Transversal : 1λ = 1 bukit + 1 lembah
· Gelombang longitudinal: 1λ = 1 rapatan +1 renggangan
Bunyi
· Syarat terjadi bunyi:
a. Harus ada sumber bunyi
b. Harus ada medium (padat, cair, gas)
c. Harus ada penerima (pendengar)
· Bunyi dibedakan berdasarkan frekuensinya ada 3:
a. Audiosonik (20Hz-20000 Hz): masih dapat didengar manusia
b. Infrasonic (kurang dari 20 Hz): dapat didengar anjing, lumba-lumba
c. Ultrasonik (di atas 20000 Hz): untuk mengukur kedalaman laut
· Rumus Bunyi:
Keterangan:
v = cepat rambat bunyi (m/s)
λ = panjang gelombang bunyi (m)
T = periode bunyi (sekon)
s = jarak sumber bunyi terhadap pendengar (m)
t = waktu tempuh (sekon)
· Resonansi: peristiwa ikut bergetarnya suatu benda karena pengaruh getaran benda lain.
· Syarat terjadi resonansi: frekuensi kedua benda harus sama
· Pemantulan bunyi untuk mengukur kedalaman laut:
Keterangan:
h = kedalaman laut (m)
v = kecepatan bunyi di dalam air (m/s)
t = waktu unyi bolak-balik (sekon)
· Frekuensi (f) =
· Periode (T) =
· Cepat rambat (v) = panjang gelombang x frekuensi
= λ x f
=
· Gelombang Transversal : 1λ = 1 bukit + 1 lembah
· Gelombang longitudinal: 1λ = 1 rapatan +1 renggangan
Bunyi
· Syarat terjadi bunyi:
a. Harus ada sumber bunyi
b. Harus ada medium (padat, cair, gas)
c. Harus ada penerima (pendengar)
· Bunyi dibedakan berdasarkan frekuensinya ada 3:
a. Audiosonik (20Hz-20000 Hz): masih dapat didengar manusia
b. Infrasonic (kurang dari 20 Hz): dapat didengar anjing, lumba-lumba
c. Ultrasonik (di atas 20000 Hz): untuk mengukur kedalaman laut
· Rumus Bunyi:
Keterangan:
v = cepat rambat bunyi (m/s)
λ = panjang gelombang bunyi (m)
T = periode bunyi (sekon)
s = jarak sumber bunyi terhadap pendengar (m)
t = waktu tempuh (sekon)
· Resonansi: peristiwa ikut bergetarnya suatu benda karena pengaruh getaran benda lain.
· Syarat terjadi resonansi: frekuensi kedua benda harus sama
· Pemantulan bunyi untuk mengukur kedalaman laut:
Keterangan:
h = kedalaman laut (m)
v = kecepatan bunyi di dalam air (m/s)
t = waktu unyi bolak-balik (sekon)
16 Feb 2011
Membuat Read more Plus Judul Artikel
Membuat Read more Plus Judul Artikel
Semenjak kang Rohman mengganti template dengan yang baru, ada sedikit yang berbeda dari sebelumnya. Apaan tuh? yang beda adalah kang Rohman menambahkan sedikit variasi pada link Baca selengkapnya ( Read more ) menjadi Lanjut membaca plus “Judul Artikel”. Variasi ini terinspirasi dari blog milik mas eko. Walaupun notabene blog mas eko menggunakan mesin wordpress, kang Rohman mempunyai pemikiran bahwa hal itu bisa juga di lakukan pada mesin blogger yang Kang Rohman gunakan. Setelah melakukan sedikit percobaan, akhirnya berhasil juga deh…. hehehe… seneng aku.
Rupanya ada dari pembaca blog ini yang ingin tahu tentang trik tersebut. Oleh karena itu pada posting kali ini, Kang Rohman mencoba untuk menuliskannya, walaupun setelah melakukan blog walking ternyata ada dari teman-teman blogger lainnya yang telah memposting trik ini terlebih dahulu, ah biarin saja itung-itung nambahin keyword buat mbah google..hihihi.
Perlu anda ketahui terlebih dahulu bahwa trik ini khusus di tujukan bagi anda yang telah menggunakan trik Read more seperti postingan Kang Rohman yang di sini. Jika pada postingan tersebut, kode read more yang di pasang adalah seperti ini :
Maka anda perlu mengubahnya menjadi seperti ini :
Lanjut membaca “ ” »»
Jangan lupa untuk menekan tombol SIMPAN TEMPLATE untuk mengakhirinya. Mudah
Semenjak kang Rohman mengganti template dengan yang baru, ada sedikit yang berbeda dari sebelumnya. Apaan tuh? yang beda adalah kang Rohman menambahkan sedikit variasi pada link Baca selengkapnya ( Read more ) menjadi Lanjut membaca plus “Judul Artikel”. Variasi ini terinspirasi dari blog milik mas eko. Walaupun notabene blog mas eko menggunakan mesin wordpress, kang Rohman mempunyai pemikiran bahwa hal itu bisa juga di lakukan pada mesin blogger yang Kang Rohman gunakan. Setelah melakukan sedikit percobaan, akhirnya berhasil juga deh…. hehehe… seneng aku.
Rupanya ada dari pembaca blog ini yang ingin tahu tentang trik tersebut. Oleh karena itu pada posting kali ini, Kang Rohman mencoba untuk menuliskannya, walaupun setelah melakukan blog walking ternyata ada dari teman-teman blogger lainnya yang telah memposting trik ini terlebih dahulu, ah biarin saja itung-itung nambahin keyword buat mbah google..hihihi.
Perlu anda ketahui terlebih dahulu bahwa trik ini khusus di tujukan bagi anda yang telah menggunakan trik Read more seperti postingan Kang Rohman yang di sini. Jika pada postingan tersebut, kode read more yang di pasang adalah seperti ini :
Maka anda perlu mengubahnya menjadi seperti ini :
Lanjut membaca “
Jangan lupa untuk menekan tombol SIMPAN TEMPLATE untuk mengakhirinya. Mudah
15 Feb 2011
Langganan:
Postingan (Atom)